Showing posts with label Catatan Gue. Show all posts
Showing posts with label Catatan Gue. Show all posts

Abis nonton The Amazing Spiderman, nih...

Preview The Amazing Spiderman
The Amazing Spiderman memang Amazing. Bukan hanya pemainnya saja yang baru, tetapi juga jalur cerita dan juga kostum super Hero yang baru. Setelah barusan saya nonton di XXI Jogja, ternyata The Amazing Spiderman menurut saya jauh lebih keren dari 3 seri Spiderman sebelumnya.
The Amazing Spiderman tidak lagi mengupas kisah cinta Peter dan MJ lagi. Melainkan kisah cinta Peter dengan Gwen. Pada seri sebelumnya memang ada tokoh Gwen, tetapi Gwen pada seri ini adalah teman sekampus Peter yang memang dari awal sudah ditaksir oleh Peter. Menurut saya sih, Gwen jauh lebih sexy dibandingkan dengan MJ nya Kristen Dunt. Poninya itu loh, cakep banget. ^_^
Di sini dikisahkan si Peter tengah mencari tahu penyebab kematian kedua orang tuanya yang merupakan ilmuwan yang bekerja di Osborn yang tengah melakukan penelitian tentang rekayasa genetika. Usut punya usut ternyata laba-laba yang menggigit Peter adalah hasil rekayasa yang dulu pernah dikembangkan oleh ayah ibunya.
Banyak perbedaan di seri Spiderman yang ini. Sang super hero manusia laba-laba terkesan lebih "manusiawi" dari pada seri sebelumnya. Jika pada seri sebelumnya Spiderman bisa mengeluarkan jaring laba-laba dari telapak tangannya, maka pada seri ini sang manusia laba-laba menggunakan alat pemicu buatannya sendiri untuk dapat melontarkan jaring laba-labanya. Bahkan pada menit-menit akhir spiderman harus mendapatkan bantuan dari orang-orang yang pernah ditolongnya untuk dapat menuju ke menara Osborn tempat Gwen yang sedang terancam bahaya dari musuhnya, Lizard man, karena salah satu kakinya tertembak oleh polisi yang menganggapnya sebagai penjahat bertopeng..
Dari segi psikologis, tokoh spiderman pada The Amazing Spiderman ini juga terlihat lebih emosional, belum berpikir dewasa, dan terkesan alami. Banyak kekonyolan yang dilakukannya saat menyadari dirinya memiliki kekuatan super. Seperti saat menghadapi seorang perampok, dimana sang manusia laba-laba meledek si perampok dengan berpura-pura bahwa pisau kecil merupakan kelemahannya. Dan masih banyak lagi lelucon-lelucon cerdas lainnya yang pasti akan membuat anda tertawa setiap beberapa menit sekali.
Secara keseluruhan, menurut saya The Amazing Spiderman, benar-benar keren, dan berhasil lepas dari plot Spiderman sebelumnya. Dan yang paling berkesan menurut saya adalah.... Pemeran Gwen Stacy cakeeeeppp banget. Gayanya, personalitynya, dan poninya itu loh. Subhanalloh, cakep banget. ^_^
Namun saran saya cuma satu. Mendingan nggak usah nonton yang 3D. alasannya simple, kurang banyak adegan dimana ada obyek yang mengarah ke kamera. So, kesannya nggak jauh beda dengan nonton The Amazing Spiderman yang 2D.



THE RAID, film Indonesia yang menjadi trending topik di LA...

THE RAID merupakan film Indonesia pertama yang diputar serentak di Amerika, Kanada, Australia dan Indonesia. Sebelum penayangannya secara resmi, The Raid sudah memenangkan Cadillac People’s Choice Award, Midnight Madness Category di Toronto International Film Festival 2011. Kabarnya The Raid sudah mengantongi 120.600 lebih penonton dalam 2 hari penayangannya sejak jumat 23 Maret kemaren. Dan hebohnya lagi, pada hari ini (25 Maret 2012) dikatakan The Raid menjadi trending topik di LA.
Film yang di bintangi oleh Iko Uwais, Ananda George, Ray Sahetapy, dan Dony Alamsyah ini menceritakan tentang sekelompok pasukan elit yang menerobos masuk ke sebuah gedung yang berisi pembunuh kelas atas dan para Gangster di Jakarta. Gedung ini merupakan gedung yang "angker" bagi para penegak hukum karena belum pernah ada satuan manapun yang berhasil menerobos gedung ini bahkan satuan polisi yang paling berani sekalipun.
Namun pada suatu fajar dikirimlah sebuah satuan elit yang terdiri dari 20 pasukan elit ke dalam gedung ini untuk menangkap raja obat bius yang bersembunyi di dalamnya. Namun ketika tugas tersebut hampir berhasil, kabar tentang sergapan tim elit tersebut terdengar sampai kepada gembong narkoba. Kemudian seluruh lampu gedung dimatikan oleh pihak penjahat dan semua pintu keluar diblokir. Tim elit yang terjebak di lantai enam gedung tersebut kemudian harus berjuang mati-matian untuk mempertahankan misi mereka.
The Raid ditulis dan di sutradarai oleh Gareth Huw Evans yang juga merupakan penulis, dan sutradara dari film Merantau. Uniknya pemain utama dari kedua film laga fenomenal tersebut adalah Iko Uwais. Sungguh duo yang fenomenal.
Melihat Trailernya saja, saya sudah terkagum-kagum dengan action dan special effect dari film The Raid ini. Sehingga saya menjadi sangat penasaran untuk segera menonton The Raid di Bioskop terdekat. Karena jadwal kesibukan saya yang begitu padat akhirnya saya rencananya baru akan menonton film The Raid ini Selasa depan di AmPlaz. Ada yang mau ikut??? ^_^

Kutemukan jawaban yang slama ini kucari...

Hari ini, Jum'at 16 Desember 2011.

Mungkin itulah jawaban kenapa semakin hari aku merasa semakin jauh dengan agama. Aku merasa jenuh dengan apa yang ustadz, kyai, atau sesama muslim lain yang selalu katakan. Selama ini aku merasa semakin jauh dan semakin jauh dari islam, ketika setiap kali bertemu dengan sesama muslim yang selalu diceritakan selalu saja surga dan neraka. Dikit dikit bilang di surga nanti. Dikit dikit bilang di neraka nanti. 
Aku selalu menghindar setiap kali ada yang membahas tentang surga dan neraka. Dan bahkan keimananku semakin pudar setiap kali ada yang menceritakan surga dan neraka. Sepertinya aku memang jenuh dengan penuturan para ustadz, kyai, ulama yang bahasnya itu itu saja. 
Aku baru menyadarinya hari ini. Yach berkat khotbah jum'at tadi sepertinya aku sudah menemukan jawaban kenapa semakin tambah umur aku semakin meninggalkan agama. Bukan karena malas ataupun nggak peduli, tapi lebih ke rasa jenuh.
Pantes saja selama ini aq nggak pernah sekalipun mau mencium tangan orang lain selain tangan kedua orang tuaku dan kakek nenekku. Bahkan ketika ada ustadz atau kyai besar atau bahkan guru ngajiku sendiri pun aku nggak pernah mau mencium tangannya. Aku merasa mereka terlalu gila hormat, sementara kata-kata mereka tak lebih dari hafalan seonggok buku. Pola hidup mereka tak lebih dari seorang peminta-minta. Selalu saja yang diucapkan akhirat, surga neraka. Apa mereka nggak belajar dari yang mereka ceritakan ke santri-santri mereka sendiri. Rasulullah dan para sahabat bukan seorang peminta minta. Mereka juga bekerja untuk dunianya. Rasul berdagang, Umar mengolah lahan, Ustman saudagar kaya, Ali ksatria hebat.
Yach, sepertinya aku sudah menemukan jawaban yang aku cari selama ini. Yang ku cari bukanlah seorang ustadz atau kyai, tapi seorang suri tauladan seorang guru spiritual bukan guru ngaji... Bukan pula cerita surga dan neraka tetapi tentang menjadikan dunia bermakna dan berguna sebagai bekal akhirat nanti. Ingatlah kata-kata ini :
Saat kita akan sholat, kita diwajibkan wudhu. Jika salah satu rukun wudhu tidak dijalankan maka wudhu nya nggak sempurna, yang artinya sholatnya pun nggak syah. Begitu juga dengan rukun islam, Jika salah satu rukun nya nggak dijalankan berarti islam kita nggak sempurna. So, mengapa rukun islam yang ke lima selalu diabaikan dengan alasan "hanya bagi yang mampu"??? Sementara yang mengucapkan kata-kata itu nggak pernah berusaha agar mampu berhaji. Kerjanya cuman ngomong doank rukun islam ada lima. Kenapa kita nggak berusaha agar mampu menunaikannya??? ISLAM itu bukan pemalas. ISLAM itu bukan pendongeng, ISLAM itu bukan orang bodoh, ISLAM itu menghargai dunia bukan sebaliknya. Nggak ada salahnya menjadi orang kaya. Karna dengan menjadi orang kaya kita bisa menyempurbnakan ISLAM kita. KArena dengan kaya kita bisa membantu banyak orang. Karena dengan kaya kita tidak akan direndahkan bangsa lain. 
Aku paling nggak suka kata kata ini "Dunia itu hanya untuk sekedar numpang minum". Pantes saja negara Islam yang disegani bangsa-bangsa barat hanya IRAN. Karena ISLAM mereka bukan sekedar   "Dunia itu hanya untuk sekedar numpang minum".
Aku percaya Surga dan Neraka itu ada. Namun aku lebih percaya bahwa Surga dan Neraka diciptakan hanya untuk orang-orang yang layak menghuninya. Bukan orang-orang lebay yang selalu mendewa-dewa kannya. Ubahlah sudut pandang anda dari beribadah kerena ingin surga atau takut neraka menjadi ibadah karena ikhlas dan syukur kepadaNya. 

Sampai sekarang aku masih belum terlalu suka dengan ulama yang tidak mau bekerja dan hanya berdoa terus kerjanya. Dan aku juga masih belum rela untuk mencium tangan mereka saat berjabat tangan. MAAV...

Followers