Showing posts with label PESAWAT. Show all posts
Showing posts with label PESAWAT. Show all posts

HondaJet mulai diproduksi tahun depan

HondaJet mulai diproduksi tahun depan
HondaJet akhirnya akan segera diproduksi. Setelah bertahun-tahun menunggu akhirnya Honda Aircraft Company, yang merupakan anak perusahaan dari Honda Motor Company, mengumumkan akan segera memulai produksi HondaJet.
Pada konferensi Pers yang diselenggarakan di Florida, Honda secara rinci menjelaskan tentang pengujian pesawat Jet ringan tersebut. Test yang sudah dilakukan tahun lalu tersebut meliputi, penerbangan, sistem, dan struktur yang meliputi tes kecelakaan, beban maksimal, tes kaca depan dari tabrakan dengan burung, pencahayaan saat malam, serta tes ketahanan terhadap angin dan cuaca.
HondaJet juga dilaporkan telah menyelesaikan remote testing seri pertama untuk memastikan performa pesawat saat cuaca buruk. Tes lainnya adalah hot fuel testing, dimana sistem bahan bakar HondaJet mampu mentransfer bahan bakar ke mesin dengan aman bahkan saat suhu sedang panas-panasnya. Honda juga melakukan serangkaian tes mesin dan sistem kelistrikan yang dipastikan akan lebih ramah lingkungan. Honda berharap pesawatnya tersebut sudah dapat terbang pada tahun depan.
"Perakitan Honda Jet sudah siap, beberapa komponen utama seperti bagian body dan sayap pesawat tengah diproduksi, dan sekarang kita sudah mulai merakit untuk konsumen pertama kami." ungkap President dan CEO Honda Aircraft, Michimasa Fujino.

Referensi : ubergizmo

NASA tengah uji coba kapsul luar angkasa dengan baling-baling mirip helikopter

NASA tengah uji coba kapsul luar angkasa dengan baling-baling mirip helikopter
Perusahaan komersil seperti SpaceX dan Virgin Galactic mungkin saat ini tengah memimpin dalam industri perjalanan luar angkasa. Namun NASA sebagai salah satu pusat penelitian luar angkasa tetap terus melanjutkan penelitiannya untuk menemukan cara baru melanglang buana di luar angkasa. Dan saat ini mereka tengah fokus dalam penggunaan rotor dalam kapsul ruang angkasa.
Idenya adalah dengan menambahkan baling-baling pada bagian atas kapsul ruang angkasa yang nantinya akan berfungsi untuk memperlambat gerak jatuh kapsul sekembalinya dari luar angkasa. Proses ini bukanlah ide baru, melainkan ide lama yang dulunya disebut auto-rotation yang pernah digunakan pada misi Apollo.
Namun karena jadwal yang terlalu padat membuat NASA melupakan sejenak sistem ini dan lebih memilih menggunakan parasut sebagai media "pengereman". Saat ini ide tersebut diangkat kembali dan diharapkan dapat memberikan pendaratan yang lebih halus dengan target pendaratan yang bisa lebih spesifik.
Saat ini teknologi kapsul dengan baling-baling tengah memasuki tahap pengujian di Gedung perakitan Kendaraan (Vehicle Assembly Building) di NASA Kennedy Space Center, Florida. So, dimungkinkan teknologi ini dalam waktu dekat akan dapat kita lihat.

Referensi : dvice

Boeng akan mengijinkan penggunaan ponsel diperjalanan menggunakan pesawatnya di tahun 2013

Boeing 747-8 Intercontinental
Sejauh yang kita tahu sampai saat ini ketika sedang melakukan perjalanan menggunakan pesawat terbang kita dilarang untuk menggunakan ponsel. Hal ini dilakukan karena sinyal ponsel ditakutkan akan mengganggu sistem navigasi pesawat. Namun dalam beberaapa tahun kedepan sepertinya peraturan tersebut sudah tidak akan berlaku lagi.
Kabarnya saat ini Boeing tengah berusaha mengembangkakn sebuah pesawat yang mendukung penggunaan ponsel di dalam kabin selama perjalanan. Tidak tanggung-tanggung Boeing berani menargetkan proyek tersebut bisa terealisasi ditahun 2013 mendatang.
Boeing berencana untuk mengupgrade pesawat-pesawat modern mereka seperti Boeing 747-8 Intercontinental agar memiliki fitur secanggih Boeing 787 Dreamliners sehingga selama perjalanan menggunakan pesawat tersebut, penumpang dapat melakukan panggilan menggunakan ponsel mereka.
Hal serupa tapi beda yang akan diberikan Boeing kepada pesawat-pesawatnya adalah penambahan fitur seperti WiFi, sehingga penumpang dapat mengakses internet selama perjalanan mereka. Cukup jitu untuk mengurangi kejenuhan di perjalanan bukan???
Tidak berhenti disitu, Boeng juga berharap di tahun 2014 nanti penumpang juga bisa melakukan streaming secara nirkabel di dalam pesawat. Namun semua rencana ambisius Boeing ini tidak akan berjalan tanpa dukungan dari pemerintah negara-negara yang merupakan trayek pesawat penumpang ini.

Referensi : ubergizmo

Spy Hawk RC Plane, pesawat pengintai yang mirip di film "3 idiot"...

Spy Hawk RC Plane
Membaca artikel tentang sebuah pesawat mainan yang dilengkapi dengan kamera pengintai yang diberi nama Spy Hawk RC Plane, saya jadi teringat film “3 idiot”. Itu tuh film yang mengkritik sistem pendidikan di India yang dinilai terlalu membanggakan ijazah, bukan kemampuan.
Nah di film tersebut dikisahkan ada seorang mahasiswa yang lumayan cerdas yang mempunyai ide untuk membuat sebuah pesawat remote yang dilengkapi dengan kamera pengintai, sebagai obyek tugas akhirnya. Nah, entah terinspirasi dari film ini atau tidak, saat ini telah hadir sebuah mainan pesawat pengintai semacam itu yang diberi nama Spy Hawk RC Plane.
Pesawat mainan ini dilengkapi dengan kamera berresolusi 5 MP yang dapat mengambil video secara real time dari sudut pandang pesawat. Video yang diambil tersebut bisa langsung dilihat pada layar selebar 3,5 inch yang terpasang di remote kontrol. Keren kan???
Nah, untuk menyimpan video hasil bidikannya tersebut, seperangkat alat pesawat remote ini disematkan sebuah microSD dengan kapasitas up to 4 GB. Hebatnya lagi pesawat mainan ini juga dilengkapi dengan fitur auto assist. Ini jelas sebuah nilai plus yang jarang ditemui pada pesawat terbang mainan lainnya.
Spy Hawk RC Plane mampu terbang hingga kecepatan 1,2 km/jam. Dan sebagai pengaman dari benturan yang tidak diinginkan (dilempar gayung misalnya karena ketahuan lagi ngintipin orang mandi di kali, he... ^_^) pesawat ini dibuat dengan bahan busa EPO crash-resistant.
Untuk harganya, anda tidak perlu khawatir kemahalan. Cuma sekitar 3,7 juta rupiah kok. Anda berminat??? Namun jangan digunakan untuk ngintipin orang yang lagi mandi di kali yak!!! Entar dilempar gayung beneran, he ^_^.

Pesawat tanpa bahan bakar berhasil diterbangkan dari Maroko ke Spanyol...

Pesawat tanpa bahan bakar berhasil diterbangkan dari Maroko ke Spanyol
gambar diambil dari : solarimpulse.com
Teknologi penerbangan semakin hari semakin berkembang menuju ke arah yang lebih ramah lingkungan. Baru-baru ini sebuah pesawat yang bernama Solar Impulse yang bertenagakan sel surya berhasil diterbangkan dari Maroko dan mendarat dengan aman di Spanyol.
Penerbangan yang memakan waktu selama 17 jam tersebut telah membuktikan bahwa pesawat yang ramah lingkungan bukanlah suatu hal yang mustahil untuk diciptakan. Rute Maroko - Spanyol sendiri dipilih karena kedua negara tersebut dianggap mempunyai komitmen tinggi terhadap pengembangan energi yang ramah lingkungan.
Andre Borschberg, CEO dan Founder dari Solar Impulse menyatakan jika saat ini teknologi penerbangan sudah sangat maju, dan tidak menutup kemungkinan dimasa depan nanti akan muncul teknologi pesawat ramah lingkungan yang lain.
Penerbangan dari Rabat, ibukota Maroko, ke Madrid, Spanyol ini dipiloti oleh Bertrand Piccard ini menempuh jarak 896 km dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam.
Setelah keberhasilan ini, Solar impulse berencana melakukan penerbangan yang lebih spektakuler lagi yaitu "keliling dunia" menggunakan pesawat tanpa bahan bakar ini.

Pesawat jet X-54 menempuh London - Sidney hanya dalam 4 jam...

Boeing dikabarkan tangah menjalin sebuah kerjasama dengan Lockheed Martin, Gilfstream, serta NASA dalam pembuatan sebuah pesawat jet supersonic komersil dengan kode X-54
gambar ini diambil dari : newlaunches.com

Boeing dikabarkan tangah menjalin sebuah kerjasama dengan Lockheed Martin, Gilfstream, serta NASA dalam pembuatan sebuah pesawat jet supersonic komersil dengan kode X-54. Sesuai dengan namanya, pesawat jet ini akan mampu menembus kecepatan hingga sekitar 4000km/jam.
Dengan kata lain jarak tempuh London - Sidney bisa ditempuhnya hanya dalam waktu 4 jam saja. Padahal jika dilakukan dengan penerbangan menggunakan pesawat jet komersil yang biasa, membutuhkan waktu sekitar 20 jam 10 menit.
Pesawat jet X-54 ini akan memiliki ukuran yang lebih kecil dari pesawat jet komersil yang ada saat ini. Pesawat ini juga akan menggunakan mesin canggih serta material yang kuat yang memungkinkan pesawat ini dapat melaju hingga kecepatan 4000km/jam dengan lancar.
Meski kecepatan yang dapat ditembusnya tergolong sangat tinggi, tetapi X-54 diklaim tidak akan sebising ConcordeBeberapa pengamat percaya bahwa prototipe pesawat jet X-54 ini akan dipamerkan pada Farnborough air show yang akan diselenggarakan pada bulan Juli nanti. Dan akan benar-benar terealisasi menjadi sebuah pesawat komersil kira-kira tahun 2020 nanti.

Air Canada, menggunakan bahan bakar pesawat dari 50% minyak jelantah...

Air Canada, menggunakan bahan bakar pesawat dari 50% minyak jelantah
Air Canada, yang merupakan maskapai penerbangan terbesar di Kanada, berhasil melakukan tes penerbangan pertamanya yang menggunakan bahan bakar biofuel untuk menerbangkan salah satu pesawatnya, dimana 50% bahan bakar biofuel tersebut terbuat dari minyak goreng. 
Perusahaan yang bergerak di bidang bahan bakar, SkyNRG lah yang menyediakan biofuel untuk Air Canada tersebut. Dalam siaran persnya sebelum dilakukan penerbangan, Air Canada mengatakan bahwa penerbangan AC991 dari Toronto ke Mexico City diharapkan dapat menghasilkan emisi sedikitnya 40 persen lebih sedikit dengan menggunakan bahan bakar jet yang berasal dari minyak goreng daur ulang serta melakukan penghematan BBM. Sehingga menjadikan penerbangan ini menjadi penerbangan yang paling ramah lingkungan yang pernah dilakukan oleh Air Canada.
Penerbangan AC991 didukung oleh European consortium Airbus dan ini merupakan bagian dari demonstrasi lingkungan oleh International Civil Aviation Organization yang bertepatan dengan Rio +20 United Nations Conference on Sustainable Development
"Untuk mewujudkan hal ini menjadi kenyataan pada penerbangan komersil sehari-hari, dibutuhkan campur tangan pemerintah untuk mendorong penggunaan biofuel dan memodernisasi managemen sistem lalu lintas penerbangan. Kita butuh dukungan resmi dari pemerintah dan semua yang memiliki kewenangan terhadap dunia penerbangan untuk mewujudkannya" tegas Presiden dan CEO Airbus, Fabrice Bregier.

Ingin tahu rasanya menaiki awan???

Passing Cloud karya Tiago Barros
Tiago Barros (New York, USA) mendesain sebuah benda terbang yang merupakan sekumpulan balon udara yang saling terhubung sehingga membentuk seperti sebuah awan. Karyanya ini dia sebut dengan Pasing Cloud yang akan membawa anda terbang melayang melintasi birunya langit seperti awan.
Berbeda dengan balon terbang pada umumnya, ketika anda menaiki Passing Cloud ini anda tidak akan memasuki sebuah kabin, tetapi anda akan berada tepat di atas balon. Jika anda pernah melihat film Dragon Ball ataupun Sun Go Kong dimana tokoh utamanya bisa menaiki sebuah awan terbang, nah seperti itulah cara menaikinya.
Meski anda berada pada posisi di luar balon yang rawan dengan ketingiannya, anda tidak perlu khawatir akan terjatuh, karena "awan terbang" ini dikelilingi oleh struktur baja dengan lapisan nylon fabric yang kuat dan lentur yang akan menjaga anda tetap berada pada posisi yang aman.
Dengan begini anda bisa berakting seolah-oleh anda adalah dewa-dewa yang berada di kahyangan yang negerinya melintasi awan-awan melaju bersama dengan angin. Namun sayang seribu sayang, tidak dijelaskan bagaimana awan terbang ini dikendalikan dan bagaimana awan ini akan mendarat.
Sebaliknya sang desainer malah menegaskan bahwa "awan terbang" ini didesain bukanlah untuk orang yang punya tujuan atau orang yang ingin bepergian jauh. "Awan terbang" ini didesain hanya untuk bersantai, melayang bersama dengan angin serta menyatu dengan alam sekitar.  T.T
Passing Cloud, terbang seperti menaiki awan

Passing Cloud

Passing Cloud desain

awan terbang

Israel ciptakan pesawat mata-mata berbentuk kupu-kupu...

Israel ciptakan pesawat mata mata berbentuk kupu-kupu
Israel mungkin memang kiblatnya teknologi militer. Otak-otak mereka yang suka berperang sepertinya memandu kretifitas mereka untuk terdepan dalam teknologi militer. Yah, terus terang saya sangat tidak menyukai cara berpolitik Israel. Namun saya tidak akan membahas Israel dari mata dunia apalagi dari mata agama. Saya akan membahas tentang teknologi-teknologi militer mereka yang saya akui memang luar biasa.
Baru-baru ini Israel Aerospace Industries (IAI) mendemokan sebuah pesawat tak berawak yang berbentuk kupu-kupu. Pesawat tak berawak yang memiliki ukuran sedikit lebih besar dari ngengat ini dirancang untuk menyusup ke area musuh dan mematai-matai persembunyian mereka.
Dengan berat yang hanya sekitar 20 gram, 'kupu-kupu palsu bersayap empat' ini dapat mengepakkan sayapnya sebanyak 14 kali dalam satu detik. Dan yang paling mengejutkan adalah 15 gram dari 20 gram berat tersebut merupakan berat dari kamera dan slot memori. Dengan kata lain berat mesin yang digunakan hanya sekitar 5 gram saja.
Dengan segala yang dimiliki pesawat kupu-kupu ini sepertinya memang layak jika teknologi ini merupakan sebuah legenda baru dalam perkembangan teknologi pesawat tak berawak. Dengan ukurannya yang sangat mini ini, memungkinkan Israel untuk menyusupkan 'mata-mata' ke markas lawan yang sebenarnya sudah sukar ditembus.
Kontrol dari pesawat kupu-kupu ini terpasang di markas tentara dan dapat menampilkan hasil yang terlihat dari sudut pandang mata pesawat kupu-kupu ini. Dan kabarnya selain teknologi pesawat tak berawak ini, mereka juga tengah mengembangkan teknologi sejenis yang disebut ghost (4 kg) dan mosquito (500 gram).
Sayangnya kecerdasan luar biasa yang dianugerahkan Tuhan kepada bangsa Israel tidak mereka gunakan untuk kesejahteraan dunia. Sungguh sangat disayangkan jika teknologi-teknologi canggih yang mereka ciptakan selalu saja digunakan untuk berperang. T.T

Konsep pesawat bertenaga matahari Sunrise Solar Powered Thermal Airship

Konsep pesawat bertenaga matahari Sunrise Solar Powered Thermal Airship
Sunrise Solar Powered Thermal Airship yang didesain oleh Metin Kaplan merupakan sebuah konsep pesawat terbang bertenaga matahari. Sunrise Solar Powered Thermal Airship dirancang untuk penerbangan dengan kecepatan rendah dan durasi penerbangan panjang. Seperti untuk misi pengamatan, ekspedisi, patroli, film atau hanya untuk rekreasi. 
Dibandingkan dengan pesawat Helium, konsep pesawat bertenaga matahari ini memang menawarkan kinerja yang lebih rendah, tetapi karena memanfaatkan udara panas sebagai tenaga untuk terbangnya, maka konsep pesawat ini akan sangat hemat biaya operasional. Dan tentunya ramah lingkungan.
Lensa Fresnel yang terdapat di dalam balon udara memusatkan sinar matahari untuk memanaskan udara ke titik fokus yang tidak hanya untuk menciptakan daya apung untuk terbang, tetapi juga untuk mensuplai tenaga pada mesin Stirling bertenaga panas. 
Konsep pesawat bertenaga matahari ini dilengkapi dengan 2-sumbu sistem pelacakan arah matahari yang memungkinkan lensa untuk selalu menghadap ke arah matahari untuk menghasilkan tenaga yang maksimal.
Konsep pesawat bertenaga matahari ini menggabungkan udara panas dan dingin pada bagian terbawah dari balon untuk menghasilkan daya apung. Dan satu hal yang paling menakjubkan dari balon ini adalah kemampuannya menyimpan energi panas matahari, sehingga dapat terus terbang meskipun saat malam.
Dan untuk mengendalikan konsep pesawat bertenaga matahari ini, bisa anda lakukan layaknya mengemudikan balon terbang pada umumnya. Keren banget kan???
Konsep pesawat bertenaga matahari Sunrise Solar Powered Thermal Airship

Konsep pesawat bertenaga matahari Sunrise Solar Powered Thermal Airship

Konsep pesawat bertenaga matahari Sunrise Solar Powered Thermal Airship

Konsep pesawat bertenaga matahari Sunrise Solar Powered Thermal Airship

Konsep pesawat bertenaga matahari Sunrise Solar Powered Thermal Airship

Konsep pesawat bertenaga matahari Sunrise Solar Powered Thermal Airship

Konsep pesawat bertenaga matahari Sunrise Solar Powered Thermal Airship

Konsep pesawat bertenaga matahari Sunrise Solar Powered Thermal Airship

Konsep pesawat bertenaga matahari Sunrise Solar Powered Thermal Airship

PAL-V ONE, Kendaraan Hybrid yang bisa berjalan di darat dan udara...

PAL-V ONE merupakan sebuah kendaraan yang bisa melaju di darat dan terbang di udara yang dibuat oleh sebuah perusahaan otomotif asal Belanda, PAL-V. Kendaraan Hybrid ini mempunyai dimensi yang cukup kompak yaitu seukuran sebuah SmartForTwo. Sehingga kendaraan Hybrid ini hanya bisa mengangkut 2 penumpang dalam satu waktu.
Kendaraan hybrid ini mampu menempuh jarak hingga 1.200 km saat melaju di darat dan mampu menempuh jarak 350 hingga 500 km di udara dengan satu kali isi bahan bakar full. Untuk lajunya, kendaraan hybrid ini bisa melaju hingga 180 km/jam baik di darat ataupun di udara.
Meskipun desainnya tidak memiliki sayap dan menggunakan baling-baling layaknya sebuah helikopter, kendaraan hybrid ini tidak dapat terbang secara vertikal. So, untuk menerbangkannya masih dibutuhkan sebuah landasan pacu sekitar 165 meter sebelum kendaraan hybrid ini lepas landas.
Dengar-dengar rencananya kendaraan hybrid ini kelak akan menggunakan bahan bakar bio-diesel atau bio-ethanol. Namun saat ini atau saat dilakukan test drive masih menggunakan bahan bakar bensin. Lihat videonya di bawah ini!!!


Konsep rumah terbang karya Timon Sager...

Pernahkah anda menonton film animasi 'Up' yang menceritakan seorang kakek yang membawa terbang rumahnya menggunakan ribuan balon udara??? Nah, seperti itulah kiranya konsep rumah terbang ini. Namun berbeda dengan film 'Up' tadi konsep rumah terbang yang diberi nama Wolke7 Future Flying House ini tidak memerlukan balon udara sama sekali untuk membuatnya bisa terbang.
Konsep rumah terbang karya  Timon Sager ini sangatlah unik. Jika anda tidak mempunyai phobia ketinggian, akan sangat menyenangkan ketika anda berada di rumah terbang ini, duduk di teras, menikmati secangkir kopi sambil menyusuri awan hitam yang penuh kilat dan petir menyambar (hag hag, kidding... ^_^).
Memang tidak seanarkis bayangan saya tersebut, tetapi satu hal yang pasti dengan konsep rumah terbang ini anda bisa tinggal di sebuah rumah yang seperti layaknya rumah, tetapi bisa terbang mengelilingi dunia dengan membawa segala perabotan untuk bekal hidup anda selama perjalanan. So, apakah anda juga berminat untuk membawa rumah anda ke Paradise Falls seperti film 'Up'??? ^_^










Hydrogenase, konsep kendaraan terbang masa depan bertenaga rumput laut

Hydrogenase, merupakan sebuah konsep kendaraan terbang masa depan yang menggunakan tenaga rumput laut. Konsep karya seorang arsitek asal Belgia yang bernama Vincent Callebaut ini memang sangat menarik perhatian. Konsep Hydrogenase ini benar-benar mengkritik gaya hidup kita yang tidak bertanggung jawab terhadap kelangsungan alam. Yang bahkan berjuang mati-matian agar harga BBM yang notabene paling bertanggung jawab atas polusi dunia di murahkan.
Terinspirasi dari keindahan alam, konsep Hydrogenase merupakan sebuah konsep pesawat super jet jumbo sebesar 400 m yang mampu terbang hingga ketinggian rata-rata 2000 m. Konsep Hydrogenase ini mampu mengangkut beban 200 ton dan terbang hingga kecepatan 175 km/h. Selain itu Konsep Hydrogenase ini merupakan sebuah lahan pertanian rumput laut yang melayang dimana rumput laut tersebut adalah sumber bio-hydrogen yang digunakan untuk mendorong pesawat ini terbang.

Konsep kendaraan terbang masa depan yang dirancang untuk tahun 2030 ini sengaja dirancang dengan sumber energi baru untuk mengantisipasi berkurangnya ketersediaan bahan bakar minyak yang saat ini semakin menurun kuantitasnya. Yah, seperti yang kita ketahui, BBM kan sumber daya alam yang tidak terbaharukan.





Konsep pesawat Air-Elf...

Konsep pesawat Air-Elf adalah sebuah konsep pesawat yang didesain untuk menjadi solusi kemacetan. Inti dari konsep pesawat ini adalah jenis baru dari sayap pesawat yaitu, "Air Caterpillar". Sayap ini dapat diubah sesuai dengan kebutuhan fleksibilitas dan kecepatan pesawat. Konsep pesawat Air-Elf tidak hanya dapat lepas landas dan mendarat secara vertikal, tetapi juga mampu terbang dengan kecepatan tinggi. Selain itu, konsep pesawat Air-Elf juga dilengkapi dengan sistem aerodinamis yang halus, sistem energi hidrogen yang bersih dan efisien, dan rangka yang kokoh untuk memberikan kokpit yang aman dan nyaman.
Dengan bentuk sayap yang ukurannya bisa diatur sesuai dengan kebutuhan, memungkinkan pesawat ini untuk dapat menghemat tempat parkir. Dan saat sayap mengecil, anda bisa melakukan take off ataupun landing dengan posisi vertikal. Dan dengan fungsi pintu yang sekaligus kaca depan, konsep pesawat ini terlihat sangat keren ketika kita membuka pintu masuknya.

Untuk keamanannya, konsep pesawat karya Yinze Hu ini juga dilengkapi dengan kursi pelontar untuk kondisi darurat. Konsep pesawat ini juga dilengkapi dengan mode kendali auto pilot jika anda malas "menyetir" sendiri. Konsep pesawat yang sangat menarik bukan???








Followers