Showing posts with label Luar Angkasa. Show all posts
Showing posts with label Luar Angkasa. Show all posts

NASA tengah uji coba kapsul luar angkasa dengan baling-baling mirip helikopter

NASA tengah uji coba kapsul luar angkasa dengan baling-baling mirip helikopter
Perusahaan komersil seperti SpaceX dan Virgin Galactic mungkin saat ini tengah memimpin dalam industri perjalanan luar angkasa. Namun NASA sebagai salah satu pusat penelitian luar angkasa tetap terus melanjutkan penelitiannya untuk menemukan cara baru melanglang buana di luar angkasa. Dan saat ini mereka tengah fokus dalam penggunaan rotor dalam kapsul ruang angkasa.
Idenya adalah dengan menambahkan baling-baling pada bagian atas kapsul ruang angkasa yang nantinya akan berfungsi untuk memperlambat gerak jatuh kapsul sekembalinya dari luar angkasa. Proses ini bukanlah ide baru, melainkan ide lama yang dulunya disebut auto-rotation yang pernah digunakan pada misi Apollo.
Namun karena jadwal yang terlalu padat membuat NASA melupakan sejenak sistem ini dan lebih memilih menggunakan parasut sebagai media "pengereman". Saat ini ide tersebut diangkat kembali dan diharapkan dapat memberikan pendaratan yang lebih halus dengan target pendaratan yang bisa lebih spesifik.
Saat ini teknologi kapsul dengan baling-baling tengah memasuki tahap pengujian di Gedung perakitan Kendaraan (Vehicle Assembly Building) di NASA Kennedy Space Center, Florida. So, dimungkinkan teknologi ini dalam waktu dekat akan dapat kita lihat.

Referensi : dvice

Excalibur Almaz siapkan wisata tour ke Bulan pertama dengan harga sekitar 1,5 trilyun rupiah

Excalibur Almaz siapkan wisata tour ke BUlan pertama dengan harga sekitar 1,5 trilyun rupiah
Sir Richard Branson mungkin akan geleng-geleng kepala, karena saat ini yang berencana menyediakan paket wisata tour ke bulan bukan hanya Virgin Galactic miliknya saja. Pesaing baru muncul dari dataran Inggris yang bernama Excalibur Almaz yang juga merencanakan paket wisata tour ke Bulan, bahkan dalam waktu dekat ini.
Excalibur Almaz akan menggunakan stasiun luar angkasa Salyut yang merupakan stasiun luar angkasa di era Uni Sovyet yang sudah direnovasi ulang dan sebuah capsules yang disebut Soyuz yang akan menjadi kendaraannya untuk menempuh jarak sekitar 500.000 mile perjalanan
Disediakan dua buah "tempat menginap" yang masing-masing mampu memuat tiga orang yang akan menjadi tempat tinggal sementara sekaligus tempat berlindung dari radiasi sinar matahari selama 6 bulan anda berlibur.
Perjalanan ini akan meminta biaya sekitar.$156 juta atau setara dengan 1,5 triliyun rupiah dan hanya diperbolehkan bagi anda yang memiliki kondisi kesehatan yang baik. 
Hmm, kalau saya punya usang sebanyak itu, mending saya gunakan untuk membantu orang miskin di Indonesia dah daripada buat jalan-jalan ke Bulan yang jelas nggak ada apa-apa. ^_^

LAPAN-A2, satelit 100% buatan Indonesia mengorbit Agustus depan...

Indonesia memang sudah punya satelit Palapa. Namun itu bukanlah 100% buatan Indonesia sendiri. So, kali ini Indonesia akan membuktikan integritasnya dengan mengorbitkan satelit yang 100% buatan negeri sendiri yang diberi nama LAPAN-A2 pada bulan Agustus mendatang.
Satelit ini akan mengemban tiga fungsi utama sekaligus yaitu sebagai pemotret bumi, pembaca sinyal kapal, dan sebagai penunjang komunikasi radio amatir.
Sebagai pembaca sinyal kapal, nantinya LAPAN-A2 akan mampu mengetahui jika ada kapal besar yang memasuki wilayah perairan Indonesia. Namun untuk kapal kecil, terutama yang terbuat dari kayu, LAPAN-A2 masih belum mampu mendeteksinya.
Sedangkan untuk penunjang komunikasi radio amatir dimaksudkan untuk menjamin radio amatir tetap menyala dalam situasi apapun, termasuk dalam kondisi terjadi bencana. Sayangnya untuk melakukan peluncuran satelit tersebut, kita masih harus 'numpang' di India karena saat ini Indonesia belumlah memiliki kemampuan untuk teknologi roket peluncur satelit.
Berikut adalah Misi dan Payload dari LAPAn-A2 yang dikutip dari Teknoup :

Secara spesifik, satelit ini memiliki misi:
  1. Pengembangan satelit dengan desain, integrasi, pengujian dan operasi di Indonesia
  2. Pemantauan wilayah Indonesia secara intensif (14 kali per hari) dengan penempatan orbit dekat khatulistiwa
  3. Observasi bumi dengan kamera video analog dan kamera digital resolusi tinggi
  4. Bantuan komunikasi saat mitigasi bencana melalui komunikasi teks dan suara via Radio Amatir
  5. Mendukung pengawasan maritim dengan penerimaan data Automatic Identification System (AIS) yang terpasang di kapal-kapal besar
  6. Diluncuran dengan PLSV India tahun 2012
Payload:
  1. Kamera video analog ex. LAPAN-TUBSAT dengan lensa 1000 mm (resolusi 5m, lebar gambar per frame 3,5 km)
  2. Kamera digital dengan sensor 2K x 2K dengan lensa 1000 mm (resolusi 6m, lebar gambar 12 km)
  3. Muatan Text Repeater (Automatic Packet/Position Reporting System) dan Voice Repeater Radio Amatir
  4. Automatic Identification System (AIS) Receiver ex. AISAT (satelit Norwegia)

Obayashi Corporation berencana membangun Lift Luar Angkasa...

Luar angkasa memang penuh dengan misteri. Tak heran jika banyak orang yang bermimpi untuk menjelajahinya. Di kabarkan Obayashi Corporation siap mempermudah kita untuk melihat pemandangan luar angkasa tersebut dengan lift ruang angkasanya. Memang terdengar seperti sebuah lelucon fiksi ilmiah. Namun Obayashi Corporation optimis bahwa di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin. Begitu juga dengan lift luar angkasa ini.
Rencananya Obayashi Corporation akan mulai membangun lift luar angkasa ini pada tahun 2050 nanti. Memang masih lama. Diperkirakan lift ini nantinya akan memiliki panjang sekitar 32.186 km. Bisa anda bayangkan???
Kabarnya lift ini akan mampu menampung 30 orang dalam sekali angkut dengan menempuh kecepatan hingga
201 km/ jam yang artinya butuh waktu sekitar 8 hari untuk sampai di luar angkasa. Rencananya untuk menghubungkan bumi dan luar angkasa, lift ini akan menggunakan kabel yang terbuat dari bahan carbon nanotubes yang secara teori bisa mencapai panjang maksimum sekitar  96.000 km.

Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah dengan kecepatan yang seperti itu apakah tidak akan membahayakan penumpangnya mengingat bagaimana rasanya menaiki sebuah lift dengan kecepatan biasa saja sudah seperti itu. Bagaimana nanti ketika menggunakan lift luar angkasa ini???

Konsep Air XLDron

Di masa depan nanti tour luar angkasa bukan lagi merupakan sesuatu yang WAH. Malah mungkin akan menjadi hal biasa seperti Tour ke luar negeri. Hal ini terlihat dari makin banyaknya konsep pesawat luar angkasa. Dan yang fenomenal adalah diluncurkannya sebuah hotel luar angkasa yang pertama di dunia yaitu Rocket and Space Corporation Energia (RSC Energia) . 

Seperti konsep pesawat yang satu. Konsep yang diberi julukan “Air XLDron” ini dibuat dengan teknologi tinggi. Dibekali Teknologi turbofan engine kelas bantam, pesawat ini akan mampu mengangkut 4 penumpang dan 2 awak pesawat. Sayangnya belum banyak yang dibeberkan oleh psipunk tentang pesawat ini. So, tunggu kabar berikutnya dari virgin-waterfall yak!!! ^_^






Followers