Showing posts with label Teknologi kedokteran. Show all posts
Showing posts with label Teknologi kedokteran. Show all posts

Ilmuwan di Iran tengah mengembangkan permen karet anti mabuk perjalanan

Ilmuwan di Iran tengah mengembangkan permen karet anti mabuk perjalanan
Beberapa peneliti dari Mohsen Sadatrezaei of Iranian pharmaceutical bersama dengan tim dari Tehran Islamic Azad University School of Pharmaceutical Sciences saat ini tengah mengembangkan sebuah permen karet anti mabuk.
Ini adalah kabar yang sangat baik bagi anda yang sering mabuk perjalanan tetapi tidak suka minum obat anti mabuk. Anda hanya perlu mengunyah semacam permen karet yang sebenarnya komposisinya tidak jauh berbeda dengan obat anti mabuk (dimenhydrinate). Bentuk permen karet ini diperkirakan akna memberikan efek yang jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan obat anti mabuk konvensional.
Saat permen karet anti mabuk ini dikunyah dimenhydrinate dengan segera akan dapat terserap langsung ke sela rongga gigi. Hal inilah yang dipercaya akan lebih mempercepat efek anti mabuk dibandingkan dengan harus menelannya.
Belum tahu pasti sih, tetapi bisa diperkirakan permen karet ini rasanya tidak akan sepahit dimenhydrinate pada aslinya. Yeah, jika rasanya tetap sama pahitnya dengan dimenhydrinate, saya rasa saya akan lebih memilih obat anti mabuk yang ditelan.
O iya, sebenarnya saya juga dulunya sering mabuk perjalanan, dan saya juga tidak suka minum obat anti mabuk karena takut nanti nggak boleh minum softdrink. So, yang biasa saya lakukan adalah menempelkan koyo di pusar saya. Dan itu manjur loh buat saya!!! ^_^
Referensi : otakku

Magnetic Resonance Helmet

Magnetic Resonance Helmet
Melakukan scan fMRI memang cukup terasa tidak nyaman dan bahkan menakutkan bagi sebagian orang. Kita harus terus diam dan tidak boleh bergerak sedikitpun agar proses scanning berjalan sebagaimana mestinya. Selian itu ada juga yang mengalami claustrophobia, ataupun merasa terganggu karena tingkat kebisingan yang tinggi.
Masalah tersebut telah menginspirasi terciptanya sebuah teknologi konsep baru yang disebut dengan Magnetic Resonance Helmet. Alat ini memiliki setidaknya 500 buah sensor untuk resolusi spasial yang lebih baik.
Konsep ini seperti memadukan teknologi kedokteran dengan fitur multimedia. Selama pemindaian yang berlangsung tidak terlalu lama, pasien akan dibuat relax dengan adanya fitur multimedia yang ada pada helmet ini. Dokterpun akan mendapatkan detail informasi mengenai hasil pemindaian dalam waktu yang relatif lebih cepat.
Dengan begini, saat melakukan scan fMRI kita tidak harus lagi tidur terbaring tanpa bergerak seperti orang mati, serta memasuki lorong yang seperti peti mati. Kita hanya perlu mengenakan sebuah helm dan menikmati hiburan yang disediakan seolah sedang nonton film 3D. ^_^
Magnetic Resonance Helmet

Magnetic Resonance Helmet

Referensi : futuristicnews

Pil obat yang tertanam micro sensor di dalamnya...

Pil obat yang tertanam micro sensor di dalamnya...
Dalam film Spongebob Squarepants, pernah dikisahkan untuk mencabut potongan clarinet yang tersangkut di tenggorokan squidward, spongebob dan patrick menaiki sebuah kapal selam dan mengecilkannya hingga seukuran kapsul agar bisa ditelan oleh squidward. Lalu setelah kapal selam tersebut ditelan, Spongebob dan Patrick kemudian mengeksplorasi isi perut dari squidward.
Nah, ternyata mengeksplorasi isi perut layaknya yang dilakukan Spongebob bukanlah sebuah hal yang mustahil dilakukan. Yah tentu saja dengan cara yang berbeda dengan cerita kartun tersebut. Baru-baru ini Proteus Digital Health telah meriset sebuah kapsul atau pil yang ditanamkan sebuah micro sensor di dalamnya yang memungkinkan kita “mengeksplorasi isi perut” kita.
Sebuah sensor micro seukuran butiran pasir ditanamkan dalam obat. Ketika obat tersebut bersentuhan dengan cairan lambung, maka itu akan menghasilkan tenaga untuknya dan kemudian sensor akan menyala. Sensor tersebut bekerja bersama dengan patch berbaterai yang digunakan pada kulit dan dapat menerima data yang dipancarkan oleh sensor. Patch ini memungkinkan kita untuk mendapatkan data seperti ketika sensor berhasil ditelan, detak jantung, suhu tubuh, serta posisi tubuh.
Data akan direkam selama 7 hari sebelum sensor tersebut akhirnya keluar dari tubuh. Informasi yang diperoleh dapat dilihat menggunakan aplikasi smartphone untuk kemudian ditunjukkan kepada dokter, atau petugas kesehatan yang terkait.

Sumber : psfk.com

RP-VITA, membantu dokter memeriksa pasien dari jarak jauh...

RP-VITA, membantu dokter memeriksa pasien dari jarak jauh
gambar diambil dari : otakku.com
RP-VITA merupakan sebuah nama bagi teknologi robot pengganti yang bisa menggantikan keberadaan dokter untuk memeriksa kondisi kesehatan pasiean. Proses ini dapat berlangsung selama sang dokter asli dengan RP-VITA terhubung dengan jaringan internet.
Robot yang merupakan hasil kerjasama antara iRobot dengan InTouch Health ini memungkinkan seorang dokter yang berada jauh dari rumah sakit dapat memeriksa kondisi pasien seperti memeriksa detak jantung, mendiagnosa, dan lain-lain.
Untuk melakukan pemeriksaan tersebut robot ini membutuhkan bantuan dari perawat yang akan membantu dokter melakukan pemeriksaan kontak fisik dengan pasien. Misalnya saja ketika si dokter menginginkan memeriksa detak jantung pasien, maka perawat (sebagai operatornya) akan menempelkan stetoskop pada dada pasien, kemudian sang dokter dapat mendengarnya langsung melalui jaringan internet yang terhubung dengan robot ini.
Sedangkan untuk mendiagnosa penyakit, dokter hanya perlu melakukan teleconference dengan pasien langsung. Mirip menggunakan skype gitu lah!!! Kemudian perawat akan melakukan instruksi dokter menanggapi hasil diagnosa tersebut. Nah, untuk bisa mengakses RP-VITA secara jarak jauh, dokter bisa menggunakan PC, laptop ataupun PC Tablet miliknya. Tentunya selama terhubung dengan internet!!!

Sebuah teknologi yang sebenarnya konsepnya simple tetapi sangat membantu dunia medis bukan??? Bayangkan jika alat ini dipasang di rumah sakit daerah yang kekurangan dokter spesialist, dengan RP-VITA, rumah sakit tersebut bisa bekerja sama dengan rumah sakit pusat yang berkelimpahan dokter spesialist bukan??? Tentunya jika terhubung dengan internet!!!

Vaksin yang bisa menyembuhkan kecanduan rokok tengah dikembangkan di Weill Cornell Medical College ...

Vaksin yang bisa menyembuhkan kecanduan rokok tengah dikembangkan di Weill Cornell Medical College ...
gambar diambil dari : gizmag.com
Para peneliti dari Weill Cornell Medical College tengah mengembangkan sebuah vaksin yang diklaim dapat membantu anda untuk berhenti merokok (bagi anda yang sudah terlanjur menjadi perokok tentunya). Vaksin ini akan membantu ginjal anda memproduksi secara terus-menerus sebuah antibodi yang akan membersihkan darah anda dari pengaruh nikotin sebelum mencapai otak yang kemudian akan menghilangkan pengaruh kecanduan nikotin anda.
Tidak seperti vaksin biasa yang pengaruhnya hanya seminggu-dua minggu, vaksin ini diklaim akan membuat anda benar-benar lepas dari kecanduan rokok untuk seumur hidup dalam sekali vaksinasi. Dan ternyata, selain membuat perokok menjadi "tobat", vaksin yang disuntikkan kepada yang belum merokok akan membantu membuat mereka tidak ingin mencoba rokok.
Pada dasarnya ada dua jenis vaksin, yaitu vaksin aktif dan vaksin pasif. Vaksin aktif (biasanya untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan pengaruhnya seumur hidup, seperti vaksin cacar, polio, dll) tidak dapat digunakan untuk menangkal nikotin, karena molekul nikotin terlalu kecil untuk dikenali sistem kekebalan tubuh. Sedangkan vaksin pasif, merupakan vaksin yang sekali pakai, so efeknya tidak tahan lama, dan saat diuji coba untuk menangkal nikotin, hanya bertahan hingga beberapa minggu saja.
Namun akhir-akhir ini ditemukan jenis vaksin baru yaitu vaksin genetik, nah vaksin inilah yang digunakan untuk mengatasi masalah kecanduan rokok ini. Penjelasan mengenai vaksin genetik ini, silakan anda baca sendiri di gizmag.com soalnya saya takut salah menerjemahkan karena sudah berbau teknis kedokteran. Maav yak ^_^

Bionic eye, mata palsu bertenagakan cahaya...

Bionic eye, mata palsu bertenagakan cahaya
Mata kita adalah dunia kita. Kehilangan penglihatan kita bisa dibilang sama saja dengan kehilangan dunia kita. Namun perkembangan teknologi yang sangat pesat saat ini memungkinkan kita untuk melakukan cangkok retina atau menggunakan bionic eye yang diciptakan oleh para peneliti dari Stanford University di California.
Bionic eye ini ditenagai oleh cahaya berbeda dengan teknologi implan retina saat ini yang masih mengunakan baterai. Teknologi ini menggunakan sepasang spectacles unik untuk menyalurkan cahaya ke saraf mata. Dengan begini tidak lagi dibutuhkan kabel tambahan serta alat bantu yang lainnya. Dengan kata lain akan berfungsi layaknya kinerja mata normal.
Bionic Eye ini bekerja menggunakan teknologi yang hampir sama dengan teknologi panel surya dengan sebuah kamera video yang dipasang untuk melewatkan sinar cahaya pada chip retina dan membiarkan pasien melihat apa yang terjadi di depan mata mereka. Menciptakan sebuah sinyal elektrik yang akan mentransfer ke saraf mata dan menciptakan penglihatan baru pada tunanetra.

Saat ini Bionic eye memang belum diujicobakan pada manusia. Namun sudah diujicobakan pada tikus percobaan dan hasilnya bisa dibilang sukses. Sebuah penemuan besar baru yang akan banyak membantu umat manusia.

Sumber : ecofriend

Peneliti Israel menemukan cara memulihkan sel jantung yang rusak...

jantung
Selama ini yang kita tahu jika jantung kita mengalami kerusakan, maka sisa hidup kita tinggal sebentar lagi. Kecuali jika ada jantung lain yang didonorkan untuk menggantikan jantung kita. Namun itu juga belum tentu cocok. Namun penemuan mencengangkan lagi-lagi dicetuskan oleh peneliti-peneliti dari Israel.
Beberapa orang peneliti dari Rambam Medical Center dan Technion-Israel Institute of Technology telah menemukan sebuah teknik sel kulit baru yang diklaim mampu memulihkan kerusakan yang terjadi pada otot-otot jantung untuk dapat menghasilkan sel jantung baru yang berdetak.
Dipublikasikan di European Heart Journal,  sebuah study baru untuk melahirkan kemungkinan-kemungkinan baru untuk pasien penderita kerusakan sel jantung. Meskipun saat ini teknik ini sedang diujicobakan pada tikus percobaan, tidak mustahil jika dalam waktu dekat teknik ini sudah siap untuk diujicobakan kepada manusia. Untuk itu para peneliti membutuhkan sel kulit dari penderita kerusakan jantung yang sebenarnya.
Secara sistematis para peneliti mengubah sel kulit menjadi jaringan otot jantung dan menanamkannya ke tubuh tikus. Dan hasilnya sungguh mencengangkan. Sel jantung buatan yang ditanamkan berfungsi dengan baik dan berdetak bersamaan selama satu sampai dua hari.
Yeah, meskipun teknik ini sudah cukup berjalan pada tikus percobaan, tetapi masih dibutuhkan waktu sekurang-kurangnya satu dekade untuk teknik ini siap diterapkan pada manusia. Paling tidak begitulah yang dikatakan para peneliti dari Rambam Medical Center dan Technion-Israel Institute of Technology.

Aplikasi smartphone untuk mengecek kondisi kulit sedang dikembangkan oleh Fujitsu Laboratories...

Aplikasi pendeteksi kondisi kulit Fujitsu Laboratories
Kemampuan smartphone dari waktu ke waktu semakin canggih saja. Lihat saja perkembangan smartphone Android dengan berbagai aplikasinya dari yang keren hingga yang aneh, ada. Seperti aplikasi yang sedang dikembangkan oleh Fujitsu Laboratories ini.
Kabarnya Fujitsu Laboratories tengah mengembangkan sebuah aplikasi smartphone yang dapat digunakan untuk mengukur skin tone dan kondisi kulit manusia. Melalui kamera pada smartphone, aplikasi ini akan mengambil sample gambar kulit anda kemudian melakukan penelitian tentang apa saja yang ada pada kulit anda tersebut. Bahkan mereka juga mengklaim bahwa aplikasinya ini juga dapat digunakan untuk mendeteksi spot dan noda pada kulit.
Melalui penggunaan aplikasi ini, anda dapat mengecek kondisi kulit anda, terutama bagi anda yang punya masalah dengan jerawat, dengan murah dan mudah tanpa perlu pergi ke dokter spesialis kulit. Sayangnya, lagi-lagi kehebatan sebuah teknologi selalu saja disisipi dengan hal-hal yang berbau komersil. So, ketika ditemukan masalah dengan kulit anda, maka aplikasi ini akan akan merekomendasikan bentuk perawatan seperti apa yang sebaiknya anda lakukan. Dan tentunya saran-saran ini akan merekomendasikan alat-alat kosmetik dari perusahaan yang bekerjasama. Iklan lagi... iklan lagi... lagi-lagi iklan.
Kabarnya teknologi aplikasi ini akan mulai dipasarkan pada tahun ini di Jepang.
 Namun belum diketahui kapan pastinya dan berapa harga yang dibandrolkan. Bahkan kita juga belum tahu aplikasi ini merupakan aplikasi smartphone dengan OS apa, dan merupakan sebuah aplikasi tambahanatau sudah tertanam pada smartphone tertentu. So, tunggu saja kabar berikutnya yak!!! ^_^

Mobilysis, alat cuci darah portable untuk penderita gagal ginjal...

Mobilysis, alat cuci darah portable untuk penderita gagal ginjal 01
Orang yang memiliki penyakit gagal ginjal harus selalu melakukan cuci darah minimal 3x seminggu untuk menggantikan fungsi yang biasanya dilakukan oleh ginjal yang normal. Nah, hal ini tentu akan memakan waktu produktif dari si penderita gagal ginjal karena proses cuci darah memakan waktu hingga beberapa jam.
Oleh karena alasan tersebut sekelompok orang yang beranggotakan Maria Gartner, Dimitar Genov, Stefan Silberfeld dan Nico Strobel mencoba untuk membuat sebuah terobosan teknologi cuci darah yang mereka sebut dengan Mobilysis.  
Mobilysis merupakan sebuah konsep alat cuci darah portable yang sengaja didesain untuk penderita gagal ginjal yang sibuk. Dengan menggunakan sistem ini penderita gagal ginjal memiliki kebebasan untuk memutuskan kapan dan di mana proses cuci darah mereka akan dilakukan, karena seperti yang terlihat pada gambar, alat ini wearable seperti rompi yang dikenakan pada tubuh.

Mobilysis berwujud sebuah sabuk fleksibel yang mempunyai beberapa kantung di bagian depannya yang berisi cairan cuci darah. Pada sabuk ini juga terdapat integrated catheter connection dan juga unit infrared. Menariknya lagi, Mobilysis dapat dikontrol dengan menggunakan aplikasi smartphone. Untuk lebih lengkapnya anda bisa kunjungi tuvie.com.
Mobilysis, alat cuci darah portable untuk penderita gagal ginjal 02

Mobilysis, alat cuci darah portable untuk penderita gagal ginjal 03

Mobilysis, alat cuci darah portable untuk penderita gagal ginjal 04

Mobilysis, alat cuci darah portable untuk penderita gagal ginjal 05

Kaki palsu super canggih karya Jorge Rui Machado F. Silva...

Kaki Palsu Super canggih
Kaki palsu akan sangat membantu bagi orang-orang yang memiliki cacat kaki akibat diamputasi karena suatu alasan atau akibat hal lainnya. Namun akan sulit untuk menemukan model kaki palsu yang cocok atau paling tidak bisa dibilang nyaman untuk digunakan. Oleh sebab itu Jorge Rui Machado F. Silva merancang sebuah kaki palsu dengan struktur dan teknologi yang menakjubkan untuk mengatasi masalah tersebut.
Untuk memastikan kecocokan yang paling akurat dan nyaman, konsep kaki palsu karyanya yang disebut konsep Active Leg prosthetic, dibuat dengan menggunakan lembaran logam struktural dengan zona deformasi terprogram dan lapisan internal untuk memberikan tekanan dan pengukuran suhu.  Memang kedengarannya cukup rumit. ^_^
Selain itu, konsep kaki palsu ini juga dilengkapi dengan sensor neuro-sirkuit yang mengirim dan menerima informasi ke dan dari otak untuk mengendalikan elektro-aktif polimer (semacam otot faux). Tambah rumit kan??? Yeah, tetapi menurut saya itu terdengar sangat keren, meskipun kita baru bisa mendapati  kaki palsu yang super canggih ini dalam dunia riil paling tidak tahun 2050 nanti.  ^_^

kaki-palsu-canggih

kaki-palsu-canggih

kaki-palsu-canggih

kaki-palsu-canggih

Teknologi yang mengubah air WC menjadi air siap minum...

Teknologi yang mengubah air WC menjadi air siap minum ini dikembangkan oleh Sarah Haigh dari Manchester University. Memang hal ini terdengar gila, dan terasa menjijikan jika kita membayangkannya. Namun bagi negara-negara yang kekurangan pasokan air bersih seperti di Afrika, teknologi ini akan sangat membantu sekali.
Teknologi ini bekerja dengan menggunakan nanomaterials dan bakteri yang menurut Sarah tidak hanya sekedar bisa menguraikan air kotor menjadi air siap minum. Namun bahkan juga bisa menguraikan kotoran manusia menjadi air siap minum. Memang sih, kualitasnya tidak seperti air mineral, tetapi paling tidak air tersebut aman untuk dikonsumsi. demikian dikutip dari Beritateknologi.
Dikabarkan proyek mengubah air WC menjadi air siap minum ini telah mendapat suntika dana dari Yayasan yang didirikan oleh pentolan Microsoft, Bill Gates, Bill and Melinda Gates Foundation. Yayasan ini telah mencairkan dana sekitar $100.000 untuk membantu pegembangan penelitian ini. Yup, semoga penelitian ini segera menghasilkan sesuatu yang nyata. ^_^

PressPanic, aplikasi Android untuk mencari Rumah Sakit terdekat...

PressPanic merupakan sebuah aplikasi Android dan iPhone yang bisa digunakan untuk mencari dan menemukan lokasi Rumah Sakit terdekat. Dengan hanya menekan tombol "panic" anda akan menemukan dimana lokasi Rumah Sakit terdekat yang ada di daerah anda berada sekaligus dengan informasi alamat, nomer telfon dan jarak tempuh.
Aplikasi PresPanic ini akan sangat berguna sekali ketika anda menjelajahi daerah yang belum pernah anda jelajahi. Sehingga anda bisa menemukan rumah sakit terdekat jika anda mengalami sesuatu gangguan kesehatan dalam perjalanan anda dengan mudah meskipun sebelumnya anda tidak pernah tahu tentang daerah tersebut.
Aplikasi PresPanic ini menggunakan teknologi GPS untuk menemukan lokasi Rumah Sakit terdekat. Sayangnya anda harus mengaktifkan sendiri dahulu sistem GPS di handphone anda, karena PresPanic tidak bisa secara otomatis mengaktifkan GPS ini.
Dan karena sang penemu Aplikasi PresPanic ini adalah seorang Dokter Hewan, maka anda tidak hanya bisa mencari Rumah Sakit Manusia tetapi juga bisa menemukan lokasi Rumah Sakit Hewan terdekat.

Alat ronsen portable...

Terinspirasi dari pengalaman pribadinya sendiri yang menunggu terlalu lama di rumah sakit untuk ronsen, Francois Rybarczyk menciptakan sebuah alat  kedokteran yang disebut Radio portable x-ray. Alat ini merupakan sebuah alat yang sama yang digunakan untuk melihat tembus pandang kedalam tubuh kita.
Dengan adanya alat ini kita bisa melihat tulang kita yang rusak ataupun keabnormalan lain dalam tubuh kita sendiri tanpa harus berlama-lama mengantri di Rumah sakit. Namun kita tentu tahu penggunaan radiologi yang terlalu sering juga tidak baik untuk kesehatan. So, meskipun kita bisa cek sendiri tetapi alangkah baiknya jika kita tidak sering-sering menggunakannya.







USG iPhone

USG atau ultrasonografi biasanya digunakan untuk mengecek kandungan. Biasanya alat ini hanya terdapat di rumah sakit dan perlu biaya yang cukup mahal untuk dapat menggunakannya. Namun kini dengan iBaby anda tak perlu lagi pergi ke rumah sakit dan membayar mahal untuk cek USG.
iBaby akan membawa teknologi smartphone khususnya iPhone kita menuju level yang lebih tinggi. Perangkat USG portabel ini dibuat untuk untuk mengawasi bayi dalam kandungan dengan mudah langsung dari ponsel Anda. Terhubung ke iPhone, perangkat USG ini dapat menangkap gambar USG bayi yang belum lahir dan memungkinkan untuk berbagi dengan cepat kepada dokter, anggota keluarga dan teman-teman anda dalam hitungan detik. Hal  ini dimungkinkan karena USG ini dilengkapi dengan teknologi wifi. Selain itu hasil scan USG dapat juga langsung diprint karena alat USG ini dapat juga dihubungkan dengan printer. 

Namun demikian, sistem kerja USG ciptaan Jung Jun Hwang ini sama dengan sistem USG pada umumnya. So, jangan terlalu sering digunakan karena dikhawatirkan akan menggangu perkembangan bayi dalam kandungan.







Gelang anti ngorok

Buat temen temen yang tidurnya ngorok, yang suaranya bener-bener naudzubillahimindzalik merusak mimpi indah temen sekamar, wajib untuk mencoba alat yang disebut Hivox Stop Snoring. Jadi inget temen PKL dulu. Udah tidur sekamar berlima, ada satu anak yang ngoroknya hiperbola banget. Sampai-sampai kalau tuh anak udah tidur, anak-anak yang lain pada naruh kardus buat pembatas sekaligus peredam suara ngoroknya. Eleuh eleuh.
Sesuai namanya Hivox Stop Snoring memang berfungsi untuk menghentikan kebiasaan ngorok. Alat ini berwujud gelang tangan dan dipakai dipergelangan tangan. Sistem kerjanya seperti ini. Hivox Stop Snoring akan otomatis bekerja ketika suara ngorok terdengar sebanyak 3 kali. Kemudian alat ini akan mengirim aliran listrik ke bagian urat nadi selama 4 detik dan kemudian otak akan merespon dan setelah itu anda akan mengganti posisi tidur. Sehingga otomatis anda akan berhenti ngorok.
Berdasarkan informasi dari inventorspot, Hivox Stop Snoring dijual dengan harga sekitar $60. Nah anda hitung sendiri berapa jika dirupiahkan. Nah jika anda berminat anda bisa membelinya di sini>>



Jarum suntik yang bisa menghancurkan dirinya sendiri...

Saat ini memang sedang gencar-gencarnya pemakaian barang-barang daur ulang. Bahkan mur dan baut jembatan Suramadu yang masih dipakaipun tak lepas dari sasaran daur ulang. Terbukti dari banyaknya mur dan baut jembatan yang sudah dikilokan.Para pendaur ulang pasti banyak yang berharap jembatan Suramadu segera ambrol biar makin banyak besi baja yang bisa dikilokan. NDESO!!!
Namun apa jadinya jika yang di daur ulang adalah jarum suntik??? Tentu dunia akan makin luas, karena penurunan jumlah penduduk yang signifikan akibat penularan penyakit mematikan melalui jarum suntik daur ulang. Kita tentu tahu jika jarum suntik merupakan sesuatu yang digunakan untuk kontak langsung dengan darah kita. Dan jika pernah dipakai pada orang yang berpenyakit diabetes misalnya, maka dalam jarum tersebut akan menempel kehidupan lain yang dapat memicu diabetes pada pengguna jarum tersebut berikutnya.
Bertitik berat pada masalah tersebut, sebuah perusahaan bernama K1 mempunyai ide brilian untuk menciptakan sebuah jarum suntik yang dapat menghancurkan dirinya sendiri setelah sekali pakai. Dengan demikian daur ulang tidak akan pernah berlaku pada jarum ini. Sistemnya yang digunakan adalah dengan memasang sebuah ring unik pada tiap jarum suntik dimana ring tersebut akan hilang ketika ada tekanan cairan yang melewatinya. Terlebih lagi ring unik tersebut tidak bisa digores lagi. Dan jika dipaksakan untuk dibuat lagi, maka lobang jarum akan rusak. Prinsip ini sungguh mirip dengan prinsip wanita. Jika sudah sekali di "inject" maka katupnya akan sobek dan tidak bisa diperbaiki lagi. Saya rasa prinsipnya demikian.
Kontroversi datang lagi. Karena jarum suntik tidak dapat digunakan kembali, itu berarti bahwa dinas kesehatan akan menghabiskan lebih banyak uang untuk belanja jarum suntik. Namun silahkan anda pikirkan sendiri lebih hemat mana uang pembelian jarum baru atau uang pengobatan penyakit seperti, diabetes, hepatitis, jantung koroner, demam berdarah dll. Silakan berpikir dengan bijak!!! by gizmag

Alat cek kanker payudara portable

Nihon University memperkenalkan sebuah alat pengecek kanter payudara portable pada Medica 2011,yaitu sejenis pameran peralatan kesehatan yang diadakan pada 16-19 November 2011 di Dusseldorf, Jerman.
Alat checker ini dipamerkan di Jepang Pavilion, sebuah stan Jepang Eksternal Trade Organization (JETRO). Alat ini tergolong kecil dan cukup ringan untuk dipegang oleh satu tangan dan diterapkan pada payudara. Sayangnya kita (techon.nikkeibp) tidak diijinkan untuk mengambil gambar prototipe dari alat ini.

Untuk checker kanker payudara ini Nihon University menggunakan teknologi yang disebut "phase shift method." Yaitu sejenis pemancar dan penerima elemen cahaya menggunakan LED yang akan dijamahkan di payudara. Sistem kerjanya adalah sebagai berikut :
Checker memancarkan cahaya dengan panjang gelombang 850nm dan mendeteksi cahaya yang dipantulkan dari payudara. Jika terdeteksi ada kanker maka warna yang dipantulkan akan sedikit berbeda (merah) dari warna daerah sekitarnya karena konsentrasi pembuluh darah, demikian tutur pihak universitas. Ini terjadi karena, lebih banyak cahaya yang diserap di daerah yang terserang kanker, sehingga mengurangi jumlah cahaya yang dipantulkan dari daerah tersebut. "Checker ini sedang dalam pengujian menggunakan binatang" tutur pihak universitas Nihon.
Dengan adanya alat ini akan banyak nyawa yang terselamatkan, dan akan terjaga salah satu sumber keindahan di alam semesta ini.

Test HIV hanya dengan biaya 10ribu rupiah

Percayakah anda jika kartu kredit Anda mampu mendiagnosis HIV hanya dengan biaya $ 1 atau sekitar 10ribu rupiah? Yup ini bukan sekedar isapan jempol saja. Dengan alat tes darah portabel mChip yang dirancang oleh ilmuwan dari University of Columbia di New York ini anda dapat melakukan tes darah dan langsung dapat mengetahui hasilnya. mChip adalah perangkat tes darah portable yang hanya seukuran kartu kredit yang dirancang khusus untuk tujuan ini. Berbagai tes telah dilakukan dan ditarik kesimpulan bahwa alat ini memiliki akurasi hingga 95%. Dengan biaya yang semurah ini, diharapkan alat ini dapat diakses oleh semua orang. So, sekarang tidak ada lagi alasan tidak melakukan tes darah dengan alasan biaya mahal bukan????
Cara kerja mChip sangat sederhana dan sama dengan tes darah pada umumnya. Sebuah jarum akan terpasang pada salah satu ujung mChip untuk mengambil sample darah anda. Kemudian darah anda akan melewati 10 zona deteksi untuk dianalisa apakah positif atau negatif terkena HIV atau Syphilis. Waktu yang dibutuhkan untuk proses ini sekitar 15 menit. Dan dengan sejenis kode warna hasil test akan ditampilkan. Namun kurang jelas disampaikan di TUVIE.com apakah kodenya seperti merah, kuning, hijau atau yang lain. Namun yang pasti alat ini sangat murah dan diharapkan mampu turut andil dalam menangani HIV.

Sebuah tandu Portable...

Salah satu peralatan medis yang sangat penting selain P3K adalah tandu. Dan dibutuhkan 2 orang untuk membawanya. Desainer Geim Bernard Eran mendesain sebuah tandu unik yang pada keadaan darurat dapat dibawa dengan mudah layaknya sebuah tas ransel. Dengan tandu portabel ini, tim medis akan dapat bertindak lebih cepat memberikan pertolongan. Karena selain bentuknya yang portabel, alat ini juga sudah dilengkapi dengan perlengkapan P3K.
Cara penggunaan alat ini sangat mudah. Anda tinggal menarik pegangan tandu yang masih berbentuk tas ransel dan memanjangkannya. Sangat mudah bukan??? Dan dengan desain engsel yang sedemikian rupa, anda tak perlu khawatir tandu ini akan mengalami selip. Selain itu bahan yang digunakan juga sangat kuat. Namun sayangnya informasi yang saya dapat dari DesignBuzz.com tidak menyebutkan berapa maksimum berat yang mampu diangkat. Dan meski alat ini portabel, tetap saja membutuhkan 2 orang untuk membawa pasien. Namun paling tidak pembawa akan lebih cepat sampai dan membaringkan pasien pada tandu yang nyaman ini untuk beristirahat sebentar sambil menunggu teman lain untuk membantu mengangkatnya bukan??? ^_^



Followers