Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Definisi Guru

Siapa sih Guru itu ? Inilah Definisi Tentang Guru(dari Sanskerta: गुरू yang berarti guru, tetapi arti secara harfiahnya adalah berat) adalah seorang pengajar suatu ilmu. Dalam bahasa Indonesia, guru umumnya merujuk pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

Arti Umum
Guru adalah pendidik dan pengajar pada pendidikan anak usia dini jalur sekolah atau pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru-guru seperti ini harus mempunyai semacam kualifikasi formal. Dalam definisi yang lebih luas, setiap orang yang mengajarkan suatu hal yang baru dapat juga dianggap seorang guru.

Arti Khusus
Dalam agama Hindu, guru merupakan simbol bagi suatu tempat suci yang berisi ilmu (vidya) dan juga pembagi ilmu. Seorang guru adalah pemandu spiritual/kejiwaan murid-muridnya.

Dalam agama Buddha, guru adalah orang yang memandu muridnya dalam jalan menuju kebenaran. Murid seorang guru memandang gurunya sebagai jelmaan Buddha atau Bodhisattva.

Dalam agama Sikh, guru mempunyai makna yang mirip dengan agama Hindu dan Buddha, namun posisinya lebih penting lagi, karena salah satu inti ajaran agama Sikh adalah kepercayaan terhadap ajaran Sepuluh Guru Sikh. Hanya ada sepuluh Guru dalam agama Sikh, dan Guru pertama, Guru Nanak Dev, adalah pendiri agama ini.

Orang India, China, Mesir, dan Israel menerima pengajaran dari guru yang merupakan seorang imam atau nabi. Oleh sebab itu seorang guru sangat dihormati dan terkenal di masyarakat serta menganggap guru sebagai pembimbing untuk mendapat keselamatan dan dihormati bahkan lebih dari orang tua mereka.

Guru di Indonesia
Secara formal, guru adalah seorang pengajar di sekolah negeri ataupun swasta yang memiliki kemampuan berdasarkan latar belakang pendidikan formal minimal berstatus sarjana, dan telah memiliki ketetapan hukum yang syah sebagai guru berdasarkan undang-undang guru dan dosen yang berlaku di Indonesia.
Penjelasan lengkap Tentang Guru kunjungi Wikipedia.

Penjelasan Tentang Definisi Belajar

Apa sih Belajar itu ? Bagaimana sih Definisi Belajar? Berikut inni adalah Penjelasan Tentang Makna Belajar yang kami share dari Wikipedia untuk anda.

Belajar adalah suatu aktivitas yang di dalamnya terdapat sebuah proses dari tidak tahu menjadi tahu, tidak mengerti menjadi mengerti, tidak bisa menjadi bisa untuk mencapai hasil yang optimal.
Belajar adalah perubahan yang relatif permanen dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau latihan yang diperkuat.

Belajar merupakan akibat adanya interaksi antara stimulus dan respon. Seseorang dianggap telah belajar sesuatu jika dia dapat menunjukkan perubahan perilakunya. Menurut teori ini dalam belajar yang penting adalah input yang berupa stimulus dan output yang berupa respon.

Stimulus adalah apa saja yang diberikan guru kepada pelajar, sedangkan respon berupa reaksi atau tanggapan pelajar terhadap stimulus yang diberikan oleh guru tersebut. Proses yang terjadi antara stimulus dan respon tidak penting untuk diperhatikan karena tidak dapat diamati dan tidak dapat diukur, yang dapat diamati adalah stimulus dan respon, oleh karena itu apa yang diberikan oleh guru (stimulus) dan apa yang diterima oleh pelajar (respon) harus dapat diamati dan diukur.

Penjelasan Definisi
  • Perubahan akibat belajar dapat terjadi dalam berbagai bentuk perilaku, dari ranah kognitif, afektif, dan/atau psikomotor. Tidak terbatas hanya penambahan pengetahuan saja.
  • Sifat perubahannya relatif permanen, tidak akan kembali kepada keadaan semula. Tidak bisa diterapkan pada perubahan akibat situasi sesaat, seperti perubahan akibat kelelahan, sakit, mabuk, dan sebagainya.
  • Proses perubahan tingkah laku dinyatakan dalam bentuk penguasaan, penggunaan, dan penilaian terhadap sikap dan nilai-nilai pengetahuan yang terdapat dalam berbagai bidang studi atau lebih luas lagi dalam berbagai aspek kehidupan.
  • Perubahannya tidak harus langsung mengikuti pengalaman belajar. Perubahan yang segera terjadi umumnya tidak dalam bentuk perilaku, tapi terutama hanya dalam potensi seseorang untuk berperilaku.
  • Perubahan terjadi akibat adanya suatu pengalaman, praktik atau latihan. Berbeda dengan perubahan serta-merta akibat refleks atau perilaku yang bersifat naluriah.
  • Perubahan akan lebih mudah terjadi bila disertai adanya penguat, berupa ganjaran yang diterima - hadiah atau hukuman - sebagai konsekuensi adanya perubahan perilaku tersebut.
  • Proses perubahan dalam belajar menuju ke arah tujuan yang lebih baik dan bermanfaat bagi dirinya maupun orang lain.
  • Perasaan bangga dalam diri karna dapat mengerti dan paham akan apa yang di pelajari.
Jangan lupa baca juga artikel tentang Kiat Belajar diUniversitas Al-Azhar dan Tips Belajar Efektif.

Prinsip dan Unsur Desain Grafis

Tahukah anda apa sih Desain Grafis itu ? Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (disain).

Seni disain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.

Prinsip dan Unsur Desain

Unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi ("proportion") dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.

Daftar Software Desain Grafis
Ada beberapa software yang digunakan dalam desain grafis: 

Desktop publishing
·         Adobe Photoshop
·         Adobe Illustrator
·         Adobe Indesign
·         Coreldraw
·         GIMP
·         Inkscape
·         Adobe Freehand
·         Adobe image ready
·         CorelDraw
·         Adobe Page Maker
·         Paint Tool SAI

Webdesign
·         Adobe Dreamweaver
·         Microsoft Frontpage
·         Notepad
·         Adobe Photoshop

Audiovisual
·         Adobe After Effect
·         Adobe Premier
·         Final Cut
·         Adobe Flash, atau sebelumnya Macromedia Flash
·         Ulead Video Studio
·         Magic Movie Edit Pro
·         Power Director

Rendering 3 Dimensi
·         3D StudioMax
·         Maya
·         AutoCad
·         Google SketchUp
·         Light Wave
·         Blender
·         Softimage

OK, Semoga Artikel Tentang Desain Grafis di atas bisa memberi sedikit pencerahan untuk anda, kalau masih kurang puas silahkan meluncur ke wikipedia

Trend Rumah Minimalis di tahun 2012


Apa yang dimaksud Rumah minimalis ? Mungkin sebagian dari anda belum mengetahuinya, Rumah minimalis adalah sebuah gaya arsitektur bangunan yang tengah menjadi trend di metropolitan. Karya arsitektur bangunan, termasuk rumah minimalis, merupakan pilihan-pilihan terhadap bentuk arsitektur sebagai akibat budaya. Bukan sekadar latah ikut-ikutan tren.

Minimalis adalah pola berpikir, bekerja, dan suatu cara hidup. Sebuah cara pandang baru dalam melihat desain sebagai refleksi cara hidup masyarakat urban yang serba praktis, ringan, efisien, dan penuh kesederhanaan. 

Nah, berikut adalah Trend Rumah Minimalis di tahun 2012 yang terkesan sederhana namun tetap terlihat elegant dan cantik :
















Mengenal Tentang Asuransi

Apa sih Asuransi Itu ? Seberapa Penting Asuransi Dalam Kehidupan Kita ? Ulasan Tentang Asuransi ini kami share dari Kompas.com untuk anda.

Kelas menengah di Indonesia terus tumbuh dengan pesat. Seiring dengan itu, seharusnya tingkat melek finansial pun ikut terdongkrak, termasuk kesadaran terhadap pentingnya berasuransi. Namun, ternyata partisipasi masyarakat Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Rasio premi terhadap produk domestik bruto nasional baru ada di kisaran 1-2 persen. Bandingkan dengan negara jiran seperti Malaysia dan Singapura yang sudah ada di kisaran 4-5 persen.

Sementara Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) menghitung, penetrasi asuransi jiwa pada semester I-2012 hanya 1,23 persen, lebih kecil dari akhir tahun lalu yang mencapai 1,24 persen.

Beberapa faktor yang menyebabkan masih rendahnya partisipasi masyarakat Indonesia dalam berasuransi, antara lain, ketidaktahuan dan ketidakmengertian.

Asuransi merupakan perlindungan terhadap diri, keluarga, serta harta benda kita bila terjadi suatu musibah ataupun bencana. Memang bencana bukan sesuatu yang kita inginkan, tetapi kemalangan ataupun musibah tidak bisa kita tolak.

Alangkah baiknya bila sebelum hal tersebut terjadi, kita menyediakan payung, sehingga setidaknya kerugian yang kita derita bisa dialihkan kepada perusahaan asuransi yang kita ikuti.

Saat ini asuransi pun bukan sekadar perlindungan semata. Perusahaan-perusahaan asuransi sudah memasarkan produk unit link, yang diklaim bisa menjadi instrumen investasi, selain sebagai perlindungan bagi nasabah.

Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), pemegang polis asuransi di Indonesia hingga saat ini mencapai 63 juta, yang terdiri dari 10 juta pemegang polis individu dan 53 juta pemilik polis gabungan. Sementara nilai premi asuransi jiwa pada triwulan kedua tahun 2012 mencapai Rp 49,65 triliun. 

Kelas menengah pun menjadi incaran industri asuransi. Ketua Bidang Kanal dan Distribusi AAJI William Kuan menyebutkan, tahun 2015 kelas menengah di Indonesia diperkirakan akan mencapai 140 juta orang. "Ini benar-benar peluang bagi industri asuransi jiwa untuk tetap tumbuh,".

Semoga Artikel Tentang Pengertian Asuransi ini bisa memberi pencerahan untuk anda agar lebih mengenal apa itu Asuransi. Kalau anda masih kurang puas bisa tanya-tanya lagi kepada mbah Google.com. Terima Kasih


Cara Mendesain Tangga Meraih Estetika

desaininterior.biz
Banyak gaya desain tangga yang bisa Anda terapkan di rumah. Hanya saja, semua itu berpulang pada kebutuhan tempat, dana, serta tampilan yang ingin dihasilkan. Mendandani rumah bisa menjadi pekerjaan yang tak kunjung usai. Area tangga, sebagai penghubung dua lantai, tentu bisa menjadi bagian yang ditata seapik mungkin demi meningkatkan estetika rumah. Berikut tips untuk Anda melakukan penataannya:


Bentuk

Banyak desain tangga bisa dijadikan inspirasi untuk mencapai nilai estetika yang Anda inginkan. Anda bisa memilihnya, baik itu desain tangga berbentuk lurus, setengah lingkaran, spiral, atau menyerupai huruf "U", dan sebagainya.

Faktor keamanan

Demi estetika bukan berarti Anda melupakan begitu saja faktor keamanan. Hal itu terutama dengan pertimbangan anak balita atau lansia di rumah Anda. Untuk itulah, keberadaan handrail mutlak diperlukan, terutama pegangan tangga dengan bagian sisi yang juga tertutup demi melindungi anak tak terjatuh saat meniti anak-anak tangga.

Tinggi

Masih terkait faktor keamanan dan kenyamanan, sebaiknya tinggi anak tangga sekitar 20-25 cm. Lebih dari itu, titian anak tangga membuat kaki cepat lelah saking tingginya. Sementara untuk lebar, setidaknya tak lebih dari 25 cm. Hal ini agar tangga tetap memberi kenyamanan bagi kaki saat menapak.

Bordes

Ada baiknya, apabila jumlah anak tangga banyak, Anda membuat area bordes atau tempat berhenti sementara. Area ini jamak dipersiapkan untuk menyiasati agar tak cepat lelah saat menaiki anak tangga.

Penutup tangga

Tanpa mengurangi estetika, langkah selanjutnya perlu disiapkan adalah menentukan jenis penutup anak tangga dan warnanya. Berhubung tangga menjadi area peralihan yang menghubungkan lantai atas dan bawah, harmonisasi desain secara keseluruhan perlu diperhatikan. Pemakaian warna-warna netral tentu lebih "aman", karena cenderung cocok disandingkan dengan beragam warna lain, sebutlah seperti putih, abu-abu, atau cokelat.

Bahan penutup

Bahan penutup anak tangga pun sangat beragam, tergantung gaya desain yang Anda inginkan. Biasanya, agar memberi kesan mewah, lantai berbahan marmer atau lantai keramik berlapis glossy banyak digunakan.

Namun, tak ada salahnya menggunakan karpet yang lebih aman karena tidak licin. Sementara, motif kayu mampu memberi kesan hangat sekaligus mengentalkan gaya natural di rumah.

Tentunya, masih banyak lagi gaya desain tangga yang bisa Anda terapkan di rumah. Hanya saja, semua itu berpulang pada kebutuhan tempat, dana, serta tampilan yang ingin dihasilkan.

Sumber : Kompas

Followers