Obeng listrik berbentuk seperti revolver...

Worx SD Semi-Automatic Power Screwdriver
Terus terang saya sendiri bosan melihat peralatan pertukangan yang bentuknya gitu-gitu saja. Makanya dalam artikel kali ini saya ada sebuah informasi segar mengenai sebuah obeng listrik yang bentuknya menyerupai sebuah revolver.
Obeng listrik ini bernama Worx SD Semi-Automatic Power Screwdriver. Obeng listrik ini dilengkapi dengan lampu LED, baterai lithium-ion 4V yang akan terisi penuh setelah di charge selama 3 jam. Namun yang paling keren dari alat ini adalah, bentuknya yang seperti pistol otomatis dengan tiga "lobang peluru" yang menyerupai revolver.
Saat ini obeng listrik berbentuk revolver ini sudah tersedia di Amazon dan sudah dijual secara pre order dengan harga $49.99 dan secara resmi baru akan dirilis pada 5 Desember mendatang.
Jadi jika anda adalah seorang tukang bangunan dan suatu hari mendapat job untuk merenovasi rumah seorang pejabat. Maka anda bisa menggunakan obeng listrik ini untuk ditod0ongkan kepada si Pejabat kalau ternyata tuh pejabat perutnya buncit kayak babi, dan melakukan korupsi. Udah dibaut aja jidatnya!!! Hag hag, peace ^_^

U.S Navy akan menciptakan kapal perang berbahan bakar air laut...

U.S Navy akan menciptakan kapal perang berbahan bakar air laut...
Angkatan Laut Amerika, U.S. Navy , mengerti jika kapal perang mereka membutuhkan banyak bahan bakar untuk terus mengarungi lautan menebar teror kepada negara-negara yang sebenarnya damai. Makanya mereka mulai berpikir bagaimana jika menggunakan air laut yang notabene merupakan medan gerak kapal sekaligus sumber daya yang jumlahnya melimpah untuk digunakan sebagai bahan bakar jet.
Para ilmuwan dari U.S. Naval Research Laboratory saat ini tengah mencari cara untuk mengekstrak carbon dioxide (CO2) dari hydrogen (H2) dari air laut. Kemudian dengan menggunakan sebuah catalytic converter kedua senyawa tersebut dijadikan bahan bakar JP-5 jet fuel yang dapat menjadi sumber tenaga bagi mesin kapal.
Tentu saja prosesnya tak sesimpel penjabaran di atas. Namun para ilmuwan yakin hal ini bukanlah sesuatu yang mustahil. Jika sistem ini benar-benar bisa direalisasikan maka kapal perang Amerika dapat mengelilingi lautan di dunia tanpa takut kehabisan bakar bakar karena air laut jumlahnya melimpah.
Namun sebenarnya yang paling mengesankan dari teknologi ini adalah kenyataan bahwa ini tidaklah seperti kapal bemesin hidrogen yang sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Sistem ini tidaklah memerlukan biaya yang mahal untuk merombak mesin dieselnya. Bahkan pihak Navy mengatakan bahwa proses yang terjadi dalam sistem ini sangat ramah lingkungan, dan menghasilkan bahan berbahaya jauh lebih sedikit dibandingkan dengan mesin diesel biasa.
Nah, pertanyaan yang kemudian muncul adalah, kenapa sih nggak kita gunakan saja teknologi ini untuk kendaraan-kendaraan lain yang lebih berguna bagi manusia daripada hanya sekedar digunakan untuk kapal perang yang sebenarnya perang itu sendiri nggak perlu dilakukan???

Referensi : dvice

Konsep sepeda lipat yang bisa untuk downhill...

Space folding bicycle
Sepeda lipat memang sangat efektif dan efisien untuk bepergian, entah itu sekedar dibawa di mobil atau angkutan umum dan baru digunakan setelah sampai di tujuan atau dikendarai dari rumah dan dilipat untuk dibawa masuk ke dalam ruangan ketika sampai tujuan. 
Namun masalah yang sering timbul adalah, susahnya melipat sepeda ini dari bentuk sepeda utuh. Terlebih lagi model sepeda seperti ini hanya kuat digunakan untuk medan yang datar, bukan medan yang terjal seperti jalan gunung.
Oleh karena itu seorang Simon Hukaya seorang desainer produk yang tinggal di Budapest hadir dengan konsep sepeda lipatnya yang tidak hanya super mudah dilipat tetapi juga dapat digunakan untuk melaju di medan yang cukup berat.
Sepeda lipat yang diberi nama Space folding bicycle buatannya ini saat ini memang masih dalam wujud konsep. Hukaya mendesainnya menggunakan roda 20 inch dan dilengkapi dengan titik rotasi khusus yang berulir. Ketika anda menekan tombolnya, titik rotasi tersebut akan melipat struktur sepeda menjadi wujud compact yang bisa ditenteng dengan mudah.
Ketika terlipat sepeda ini kira-kira hanya memiliki dimensi 91 x 68 x 47 cm. Dalam mode terlipat ini anda bisa dengan mudah menentengnya dengan satu tangan karena roda yang terlipat akan berdiri berdampingan dan cukup seimbang. 
Sayangnya saat ini Space folding bicycle masih berupa konsep. Namun kehadirannya di dunia nyata pastinya akan sangat dinantikan oleh para penggemar sepeda serta pelaku bike to work yang peduli akan isu pemanasan global yang diperkirakan akan membunuh 100 jutaan orang pada tahun 2040 nanti jika pola hidup kita tetap acuh tak acuh terhadap alam seperti saat ini.

Referensi : ubergizmo

Followers